- 500 gr Jahe
- 300 gr Kayu Secang
- 500 gr Gula Merah
- 200 gr Kayu Manis
- 50 gr Cengkeh
- 1.5 liter Air
Cara Membuat:
Cuci bersih Jahe lalu dibakar. Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu rebus sampai air hingga kurang lebih 1 liter
November 12, 2007
Cara Membuat:
Cuci bersih Jahe lalu dibakar. Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu rebus sampai air hingga kurang lebih 1 liter
November 12, 2007
Bahan:
Cara membuat:
Campur susu, santan, garam dan gula beserta daun pandan. Aduk rata. Tambahkan hunkue, aduk rata. Masak di atas api kecil hingga matang dan meletup – letup.Tambahkan pacar cina/ mutiara dan nangka, aduk rata. Ambil 1/2 sdm adonan, masukkan ke dalam cetakan puding kecil. Lakukan hingga selesai. Diamkan sekitar 10 menit (hingga mengental). Keluarkan dari cetakan dan sajikan.
November 12, 2007
Bahan:
Cara membuat:
Keruk kelapa muda, taruh daging kelapa, sari kelapa dan nangka dalam gelas saji. Tuangkan air kelapa muda dan susu, aduk rata. Tambahkan es batu dan sirup, aduk rata. Sajikan (untuk 4 porsi)
November 12, 2007
Saat bayi terlahir kuning, banyak yang menyarankan menjemur si kecil di pagi hari. Asumsinya, sinar matahari bisa mengatasi kuning tersebut. Menurut para ahli , anggapan itu tidak sepenuhnya benar, mengatasi kuning tetap diperlukan terapi sinar biru (blue light) untuk mengubah bilirubin di kulit, dari tak larut dalam air menjadi larut dalam air sehingga bisa dibuang lewat urin atau keringat.
Walau tak bisa mengatasi kuning, sesekali menghangatkan si kecil dibawah sinar matahari pagi bisa menguntungkan juga. Terutama pada bayi dengan berat lahir kecil yang rentan hipotermia (penurunan suhu badan), aktivitas penjemuran tersebut akan membuatnya tidak lagi kedinginan. Yang perlu diingat, penjemuran harus dilakukan pada jam yang tepat. Penjemuran bisa dimulai saat pagi hingga maksimal pukul 08.00. Lebih dari jam tersebut, sinar matahari justru tidak bagus untuk si kecil dan juga jangan terlalu lama menjemurnya, karena akan berakibat kulit bayi teriritasi.