Saat bayi terlahir kuning, banyak yang menyarankan menjemur si kecil di pagi hari. Asumsinya, sinar matahari bisa mengatasi kuning tersebut. Menurut para ahli , anggapan itu tidak sepenuhnya benar, mengatasi kuning tetap diperlukan terapi sinar biru (blue light) untuk mengubah bilirubin di kulit, dari tak larut dalam air menjadi larut dalam air sehingga bisa dibuang lewat urin atau keringat.
Walau tak bisa mengatasi kuning, sesekali menghangatkan si kecil dibawah sinar matahari pagi bisa menguntungkan juga. Terutama pada bayi dengan berat lahir kecil yang rentan hipotermia (penurunan suhu badan), aktivitas penjemuran tersebut akan membuatnya tidak lagi kedinginan. Yang perlu diingat, penjemuran harus dilakukan pada jam yang tepat. Penjemuran bisa dimulai saat pagi hingga maksimal pukul 08.00. Lebih dari jam tersebut, sinar matahari justru tidak bagus untuk si kecil dan juga jangan terlalu lama menjemurnya, karena akan berakibat kulit bayi teriritasi.
Selain menyebabkan kerusakan gigi, membiarkan si kecil Anda tertidur dengan botol susu dimulutnya juga dapat meningkatkan resiko ia terkena infeksi telinga. studi terkini juga menunjukkan bahwa hal tersebut dapat membuat si kecil terserang asma. Minum dari botol sambil berbaring diduga dapat meyebabkan sebagian kecil dari susu “menetes” ke paru-paru, yang dapat menimbulkan efek merusak paru – paru. Untuk menghindari masalah kesehatan yang mungkin terjadi, gendong atau posisikan si kecil setengah duduk ketika ia minum susu dan jangan pernah tinggalkan ia sendirian di atas tempat tidur dengan botol susunya